Sebenarnya sebagai seorang penulis, saya agak marah. Saya marah ketika orang mempertanyakan isi otak saya. Isi otak yang keluarnya dalam bentuk tatanan kata. Namun saya sadar,
Tuhan tidak menciptakan kepintaran hanya untuk satu orang.Tuhan menciptakan perbedaan interlejensi di setiap orang untuk menertawai kebodohan di masing-masing otakku dan otakmu.
No comments:
Post a Comment