Tuesday, January 29, 2013

semua roda yang berputar,
menjadi penanda waktu kebahagiaan
selama roda masih berputar,
artinya
masih akan ada jalan yang harus dilalui

jika roda itu berhenti,
saat satu sisi menghadap langit,
dan sisi lainnya mencium tanah,
aku tahu bahwa waktuku sudah habis
seperti waktu yang juga berserakan di jam pasir

tapi roda ini masih berputar,
berikan sedikit waktu untuk rasakan detak jantung,
sedikit tempat untuk merindu,
dan jalan pulang bersama

roda ini takkan berputar selamanya
roda ini akan berhenti
...suatu saat nanti
roda
roda
roda
roda ini hanya waktu
yang suatu hari nanti akan melangkahkan kaki

Monday, January 28, 2013

Dunia pasti berotasi. Meninggalkan mereka yang berhati kerdil di belakang. Meninggalkan mereka yang mabuk di lantai dansa. Meninggalkan pejudi dengan uang yang penuh dalam mulutnya. Rotasinya cepat. Tanpa sadar meninggalkan mereka yang tak siap. Mereka tak akan dapat tempat.
aku ingin kembali merasakan hembusan napas
juga tiap gerakan
dan atmosfer dalam ruangan yang tumpahkan sebuah warna
yang berikan ketenangan tersendiri dalam hati
aku ingin kembali pada sensasi senin siang yang tak terlupakan itu
di mana kita sama-sama melawan kelemahan
beradu kebolehan
aku rindu irama yang menggema
dan tiap kata yang bermelodi
dari dalam hati kuberharap keajaiban
juga berharap menyaksikan senyum itu lagi
lagi
lagi
lagi
sampai hilang

Tuan, Tolong

Tuan, tolong jangan lepas senja dari mataku
Tubuh kami masih sangat melekat
Jangan kau tega renggut dia saat sedang berkasih denganku
Izinkanlah kami berdua sejenak terhanyut dalam emosi
Biarkan kasih kami tumpah ke bumi
Biarlah kasih kami tercampur dalam jingga
Waktu ini sangat cepat
Aku tak akan selamanya muda
Suatu hari nanti aku akan kembali
Lalu kembali jadi debu
Sampai saat itu, gambarkan aku senja
untuk aku berimajinasi
Tuangkan sejuta warna
Tolong, tuan
Pergilah sebentar ke sana, ke selatan
Kembali lagi saat senja datang,
saat matahari siap pergi pada tanah baru
Akan kulepas senja padamu
Bersediakah kau, tuan?

Seminggu Bersamamu

Aku masih bertanya-tanya,
bagaimana kalau aku habiskan satu pekan lagi bersamamu?
Apa rasanya?
Pada akhirnya pun aku temukan jawabannya,
itulah mengapa aku minggu ini kunamakan
cinta

Sunday, January 27, 2013

Sleep tight, dear.
I'll see you when the sky turns blue
Sleep tight and oh,

I like you everyday.

Aku belum mau menemukan namamu
jadi belum ada yang aku tulis,
pria beraroma pagi
Aku ingin kamu tanpa nama
supaya tak berakhir dengan cerita
Aku selalu memilihmu,
atas dasar keabadian
bukan keterbatasan mencintai
Aku ingin memelukmu,
walau mereka kira ini hanya sandiwara
Aku masih belum ingin menamaimu,
sebab aku memilih
untuk jadi lakon dalam cerita ini
Aku mau melukis

Melukis apa?

Melukis semua yang indah



Semua yang indah dimana?

Di mata, di hati, di jiwa

Di mata, di hati, di jiwa siapa?

Di mataku, di hatiku, di jiwaku

Yang seperti apa indahnya?

Yang seperti kamu

kamu tahu
tahu-tahu aku tahu
aku tahu kamu tahu
kamu tahu
kamu tahu aku tahu
kamu
aku
tahu lalu tahu
dulu, seperlunya aku akan datang

kini aku perlu datang
tidak seperlunya saja
aku bener-benar perlu

dan itu canduku
satu-dua kata tidak akan pernah bisa menjelaskan
tetapi satu gerakan sederhana
akan mengatakan segalanya

karena itulah,
kamu begitu berarti

Selamanya = Satu Hari

OH. Bahkan bukan satu hari, bahkan bukan 9 jam, hanya 7 jam yang selalu kita rencanakan sendiri. Kali itu bukan kali pertama aku menghabiskan waktu bersama. Tapi rasanya seperti kembang gula yang menempel di dinding-dinding mulut, begitu juga dengan momen 7 jam yang melekat dalam hati. Manis.

Hari itu, aku serap isi hatinya.

Banyak orang menegenalinya seperti tokoh. Peran dalam drama. Pahlawan dalam film. Karakter dalam cerita. Sedangkan aku, aku mengenalnya sebagai sahabat. Tapi aku mencintainya. Aku dekap denyutnya seakan-akan ia milikku. *dug dug dug* Kubiarkan napasnya mengisi lubang hatiku. Hidupnya menghidupkan hidupku.

Siang begitu terik. Mentari sedang sombong-sombongnya. Aku dan dia sedang sayang-sayangan.

Dengar, dengar. Pada dinding cafe suaranya memantul, lalu masuk melewati telingaku dan menelusup masuk ke hatiku. Ia bercerita. Aku perhatikan setiap gerak bibir yang ia lakukan, kata-kata meloncat bersamaan dari bibirnya. Kata-kata riang, mereka ceria, agak sedikit berbau sejarah, tapi banyak tercium kejujuran. Saat itu, telingaku menangkap kisahnya. Kembang gula manis kembali mengalir pada dinding mulut.

(Sekarang, kamu percaya keabadian?)

Kini, cafe itu sudah tutup. Tapi gemuruh tawa yang pernah memantul disana masih bergema di dalam sini.

Tahukah kamu? Selamanya baru berjalan sebentar. Namun kembang gula ini sudah membeku. Terlalu kaku, terperangkap dalam waktu.

(Ingatkah kamu bagaimana selamanya dalam satu hari?)

Saturday, January 26, 2013


Pakai kacamata, ya, memang mudah. Namun, menggunakan kacamata yang sesuai dengan keadaan itu yang pastinya akan butuh banyak pertimbangan. Di tempat terang, pasti perlu kacamata yang agak gelap untuk menyaring cahaya. Belum lagi memikirkan seberapa gelap dan terang kombinasi yang akan terbuat nanti.

Dan setiap manusia harus punya banyak kacamata. Tidak hanya harus punya banyak, tapi juga tahu kapan harus menggantinya.

Sekarang, saya harus pakai kacamata baru. Nanti kalau dapat melihat jelas, saya harus terbang lagi.
Tinggi..
Ujung matamu teteskan cerita yang lara, tapi kamu tak pernah tahu. Dia yang baik hati pergi tanpa pamit, tepat saat bola matamu menjemput cinta.

Friday, January 11, 2013

Katamu-Katanya

Katamu, aku panci
Tapi pantat panci menunggumu,
ia menunggumu untuk bercermin
Katanya, kamu panci
Katanya, kamu murah
Katanya, dasarmu hitam
Katanya, hitammu tak bisa hilang
Katanya, kau bersih
Lalu, kotor
Kemudian, bersih lagi
Katanya, noda menempel di dasar lekukan
Katanya, busa bersisa pada genggaman
Katanya, aroma tak enak tercium dari tubuhmu
Katanya, kamu itu panci
Katanya..

Tuesday, January 01, 2013

Halaman 1 dari 365

Pada akhirnya kita sekalian telah berbahagia karena apa yang kita nantikan dengan semangat dan keceriaan untuk menyambut kedatangan ini, bilangan satuan 1 setelah 2012 telah datang.
 
SELAMAT TAHUN BARU 2013!
 
Semoga kaki-kaki bisa menjadi inspirasi,
angin bisa menghantarkan mimpi,
kita yang semakin bersemangat,
dan juga diri menjadi lebih baik.
Aamiin.