Friday, October 11, 2024

 Aku melangkah dalam pekat dan darah

Dingin...

Sunyi...

Kelam...


Aku terjatuh...

Aku bangkit

Aku coba gapai pelita-Mu

Aku coba kembali dalam terang

Sukar... Sulit... Susah... Payah... Lelah...


Aku terkurung


Tolong aku!

Ulurkan tangan-Mu

Akan kugenggam terang itu

Lelah

Kudekap dadaku

Seolah-olah aku akan terbang ke langit

Kekerasan dan kasih sayang berperang dalam kekelaman jiwa

Silih berganti datang menendang dinding-dinding kepalaku


Aku telusuri jalan yang bersenandungkan jeritan

Aku rasakan sepi yang menyusupi jiwaku

Tubuhku berteriak kaku


Jari-jari jentik kehidupan tak mau lagi menyentuhku

Bayang-bayang buruk menatapku dengan buas