Tuesday, April 30, 2013
Aku penakut. Aku takut dunia luar. Ketika anak-anak lain berlarian dan bermain, aku menyendiri. Entah kenapa. Aku mulai membaca dunia dan tak ingin ada di dalamnya. Aku merasa, aku berbeda.
Saturday, April 27, 2013
saya baru saja mengirim link kecupan selamat pagi versi terbaru untuk kamu unduh.
Friday, April 26, 2013
Rain on Days
...boleh aku pulang?
aku ingin pulang.
aku ingin pulang.
"aku ingin pulang!"
teriakku di bawah hujan.
aku senang hujan di kala hujan,
sebab tak akan ada yang bisa melihatku.
aku mau pulang.
sekali lagi,
"aku mau pulang!"
aku terlalu jauh dari rumah.
aku mau pulang dan kembali ke pangkuannya.
aku rindu rumah.
aku rindu peneduh.
aku rindu penangkapku kala kalut.
aku rindu sang pemenang saat menghadapiku.
aku mau pulang.
aku rindu dan...
aku terlalu jauh dari rumah.
aku takut.
aku mau pulang!
aku mau pulang!
aku mau pulang secepatnya!
aku harus pulang secepatnya.
aku takut pada seluruh komposisi dunia.
aku mau pulang
agar aku aman
dan punya teman untuk bicara.
aku mau pulang dan kembali.
tapi terlambat,
dunia sudah terlebih dahulu membunuhku
secara pelan-pelan
tapi tragis.
saat di temukan aku sudah dalam kondisi yang sangat mengenaskan.
begitu juga dengan dunia.
dunia hujan kekeringan,
dunia hijau kelaparan,
dan dunia merah jambu masih tetap meringis.
ah, kau tahu.
dia sudah menangis sejak kemarin.
meskipun ia tak terlihat,
ia punya rasa.
dan aku bisa merasakan
bahwa di balik sana ia sedang tertekan
sebab dunia yang keji.
kalau kamu tak percaya, biarlah.
setidaknya itu pemikirannya sekarang.
yang entah sampai kapan pemikiran itu akan bertahan.
mungkin saat ia mulai merelakan semua.
dan membiarkan semuanya terjadi begitu saja
tanpa ada sedikitpun lagi yang harus dipikirkan.
mungkin kini ia harus mulai belajar
untuk merelakan dunia berkuasa.
dan justru bukan dia yang berkuasa.
"padahal aku yang punya duniaku!",
dengan egoisme yang tinggi aku marah sehebat-hebatnya.
dan dunia pun ikut menggerutu,
"kalau kamu tak suka, sana pergi jauh-jauh dari sini!
tak usah kembali! kami punya aturan yang harus dipatuhi
dan jika kamu ingin tetap disini,
kamu harus patuhi aturan-aturan yang sudah kami buat itu!"
aku diam,
lalu aku berkata pada dunia,
hanya dengan tiga kata
yang bagiku sudah lebih dari cukup
tapi ia tak juga mengerti,
"Aku ingin pulang..."
I had just taken bath when I turned my phoned on and seeing two messages from my dear friends.
I know something concerns them.
I checked twitter timeline and I know exactly what they mean.
I checked twitter timeline and I know exactly what they mean.
My heart is perished. Perished. Perished.
My eyes could not hold the tears back. I said to him “I’m not going to cry about this” guess what? I just cried. I lied.
Taking a deep breath in a second and getting back to my senses. I AM FINE.
My eyes could not hold the tears back. I said to him “I’m not going to cry about this” guess what? I just cried. I lied.
Taking a deep breath in a second and getting back to my senses. I AM FINE.
I am fine. The coral is holding herself together. It will not brake anytime soon. It’s heart is as hard as a stone.
Kalau saja hidup tidak berevolusi, kalau saja sebuah momen dapat selamanya menjadi fosil tanpa terganggu, kalau saja kekuatan kosmik mampu stagnan di satu titik, maka... tanpa ragu kamu akan memilih satu detik bersamanya untuk diabadikan. Cukup satu.
— Surat yang Tak Pernah Sampai, Filosofi Kopi (Dee)
I wanted to say that I know what you’re going through, but I guess I don’t… Be tough. No, you already are. .. Just continue on with your passion, and true love will come at just the right time :D
For a girl who’s as strong as the corals in the ocean.
For a girl who’s as strong as the corals in the ocean.
"Look, I know what I’ve got, and I know how to deal with it. I appreciate your support and concern, but I’m OK. I have a great family and a great life, and while I’m working toward a cure, I accept and understand my condition. But acceptance doesn’t mean resignation. I can deal with the facts of it, but beyond that, I have to life a live."
but...
I see you in the other side of the shop, reading the history book (again). Your eyes catch mine. The warmth, smile and caring are shown in your eyes.
Thursday, April 25, 2013
akan kukatakan semua
pada sebuah lubang di atas tubuh pohon yang berdiri tegap menjulang,
tentang sebuah sendiku yang teramat ngilu
dan tulang-tulangku yang patah tak berbentuk
tentang hati kecilku yang hilang dan tak pernah lagi kembali
tentang tangis yang tak mau lagi jadi tawa
dan tawa yang selalu berujung pada tangis
jadilah kau sedemikian rupa
sebab padamu aku menyatakan seluruhnya aku
dan dalam diammu itu,
aku berdamai dengan diriku
tentang sebuah sendiku yang teramat ngilu
dan tulang-tulangku yang patah tak berbentuk
tentang hati kecilku yang hilang dan tak pernah lagi kembali
tentang tangis yang tak mau lagi jadi tawa
dan tawa yang selalu berujung pada tangis
jadilah kau sedemikian rupa
sebab padamu aku menyatakan seluruhnya aku
dan dalam diammu itu,
aku berdamai dengan diriku
aku memintamu untuk bermimpi
maka bermimpilah
bermimpilah dengan seluruh daya yang masih tersisa
tidur atas pilihan sendiri adalah kemewahan
jadi, bermimpilah sebanyak kerakusan anak gemuk pada manisan
maka bermimpilah
bermimpilah dengan seluruh daya yang masih tersisa
tidur atas pilihan sendiri adalah kemewahan
jadi, bermimpilah sebanyak kerakusan anak gemuk pada manisan
Friday, April 19, 2013
H-3!
3 hari lagi kami akan melawan
dengan penuh berontak
tapi seberontak-berontaknya kami,
kami akan tetap tenang
walaupun kami jadi tahun percobaan
dan percobaannya telah terbukti gagal
kami akan tetap tenang,
tapi berontak
dengan penuh berontak
tapi seberontak-berontaknya kami,
kami akan tetap tenang
walaupun kami jadi tahun percobaan
dan percobaannya telah terbukti gagal
kami akan tetap tenang,
tapi berontak
Sunday, April 14, 2013
Kemarin dia memintaku untuk tuliskan sebuah puisi.
Kutanya, "Tulis apa?"
"Tulis tentang kita", pintanya penuh harap.
Aku tanya lagi, "Untuk apa?"
"Untuk kubaca", sahutnya
"Ah tak usah, kamu sudah tahu ceritanya. Tak perlu lagi kamu baca atau pun kutulis, kamu sudah tahu. Cerita kita selalu kita karang bersama dan abadi di dalam sini", balasku sambil menunjuk si merah jambu.
Kutanya, "Tulis apa?"
"Tulis tentang kita", pintanya penuh harap.
Aku tanya lagi, "Untuk apa?"
"Untuk kubaca", sahutnya
"Ah tak usah, kamu sudah tahu ceritanya. Tak perlu lagi kamu baca atau pun kutulis, kamu sudah tahu. Cerita kita selalu kita karang bersama dan abadi di dalam sini", balasku sambil menunjuk si merah jambu.
Saturday, April 13, 2013
Kemana pun kapal membawamu,
pada akhirnya ia kan bermuara di suatu tempat
Yang mungkin kamu tak tahu di mana
Tapi kamu tak usah tanya kamu berada di mana,
cukup lihat dan nikmati saja
Dunia pasti senang melihatmu tersenyum
Karena keindahan selalu ada sebelum kamu bertanya apa
pada akhirnya ia kan bermuara di suatu tempat
Yang mungkin kamu tak tahu di mana
Tapi kamu tak usah tanya kamu berada di mana,
cukup lihat dan nikmati saja
Dunia pasti senang melihatmu tersenyum
Karena keindahan selalu ada sebelum kamu bertanya apa
Friday, April 12, 2013
Aku mau pulang. Aku jauh dari rumah. Aku mau pulang. Aku jauh dari rentang tanganmu yang selalu dengan hangat menyambut. Jauh dari kehangatan yang pertama kali aku kenal. Aku mau pulang. Bawa aku jauh-jauh dari dunia yang meminta terus-menerus. Aku mau pulang. Aku mau pulang..
Thursday, April 04, 2013
Hari ini aku menonton drama yang tertunda.
Tirai terbuka tapi tak ada pertunjukan.
Selamat malam!
Subscribe to:
Posts (Atom)
