Kemarin dia memintaku untuk tuliskan sebuah puisi.
Kutanya, "Tulis apa?"
"Tulis tentang kita", pintanya penuh harap.
Aku tanya lagi, "Untuk apa?"
"Untuk kubaca", sahutnya
"Ah tak usah, kamu sudah tahu ceritanya. Tak perlu lagi kamu baca atau pun kutulis, kamu sudah tahu. Cerita kita selalu kita karang bersama dan abadi di dalam sini", balasku sambil menunjuk si merah jambu.
No comments:
Post a Comment