Tuan, tolong jangan lepas senja dari mataku
Tubuh kami masih sangat melekat
Jangan kau tega renggut dia saat sedang berkasih denganku
Izinkanlah kami berdua sejenak terhanyut dalam emosi
Biarkan kasih kami tumpah ke bumi
Biarlah kasih kami tercampur dalam jingga
Waktu ini sangat cepat
Aku tak akan selamanya muda
Suatu hari nanti aku akan kembali
Lalu kembali jadi debu
Sampai saat itu, gambarkan aku senja
untuk aku berimajinasi
Tuangkan sejuta warna
Tolong, tuan
Pergilah sebentar ke sana, ke selatan
Kembali lagi saat senja datang,
saat matahari siap pergi pada tanah baru
Akan kulepas senja padamu
Bersediakah kau, tuan?
No comments:
Post a Comment