Friday, January 11, 2013

Katamu-Katanya

Katamu, aku panci
Tapi pantat panci menunggumu,
ia menunggumu untuk bercermin
Katanya, kamu panci
Katanya, kamu murah
Katanya, dasarmu hitam
Katanya, hitammu tak bisa hilang
Katanya, kau bersih
Lalu, kotor
Kemudian, bersih lagi
Katanya, noda menempel di dasar lekukan
Katanya, busa bersisa pada genggaman
Katanya, aroma tak enak tercium dari tubuhmu
Katanya, kamu itu panci
Katanya..

No comments:

Post a Comment