Aku bermimpi untuk menulis
Menulis apa?
Aku tak tahu. Menurutmu aku harus menulis apa?
Hmm, sebaiknya kamu menulis tentang ide
Ide?
Ya, ide. Aku memaksamu mencari ide atas dasar sebuah ide
Lalu aku bisa temukan ide dimana?
Dimana-mana
Dimana-mana, dimana?
Di sekitarmu
Sekitarmu apa?
Sesuatu yang kau lihat, kau dengar, kau rasa...
Maksudmu?
Aku ingin bertanya. Sekarang kamu bisa lihat apa?
Lihat banyak. Lihat langit, lihat taman, lihat kamu
Kalau yang kamu rasakan?
Aku merasakan... ah, aku tak tahu
Bagaimana dengan yang kamu dengar?
Banyak
Coba jelaskan?
Aku tak bisa. Yang aku dengar terlalu banyak
Sebanyak apa?
Sebanyak-banyaknya
Nah, sekarang lihat. Kamu telah menulis
Benarkah?
Tentu, coba saja lihat
Aku tak berani. Seram. Gelap.
Apanya yang seram? Apanya yang gelap?
Sekitarku seram. Sekitarku gelap. Aku takut
Kenapa harus takut?
Aku tak punya teman
Memangnya temanmu kemana?
Hmm.. aku tak tahu. Dia hilang
Hilang kenapa?
Dicuri waktu
Waktu siapa?
Waktu, penggerak kehidupan yang jahat itu
Jahat kenapa?
Iya, dia membuat semua momen tidak dapat stagnan di satu titik. Ia membuat hidup selalu berevolusi
Lalu?
Kupikir dia jahat. Aku tak suka dengannya
Tak suka kenapa?
Dia jahat
Baiklah. Kalau begitu kamu harus suka padaku
Memangnya kamu siapa?
Aku.. penawar rindu di hatimu, mungkin?
No comments:
Post a Comment