Oh, dear. Am I crying?
Aku nggak mau lagi keluar bermain bersama rombongan semut, ataupun daun-daun yang secara perlahan saling berguguran. Walau warnanya oranye dan amat indah di mataku, takkan mau lagi aku gerakkan kakiku ke luar. Meskipun hanya selangkah.
Takkan lagi aku ikut berloncatan bersama belalang yang diiringi oleh angin dan siulan kurcaci berhati besar. Takkan lagi aku tampakkan seberapa banyak retakan kaca di depan mereka, hanya akan ada cermin baru yang teramat mulus, yang mulai sekarang akan selalu setia menemani. Walau ada banyak paksaan yang kuberikan padanya. Tapi bukankah itu lebih baik? Biar mereka semua tahu kini aku adalah keluaran dan edisi terbaru.
No comments:
Post a Comment