Sekarang aku bertanya-tanya tentang
kita yang dicipta katanya dari satu sumber dan bermuara kembali padanya. Jadi aku berpikir persoalan satu atau beda itu bukan soal. Tapi ternyata persoalan satu atau beda itu soal. Katanya karena beda, ya, tetap beda. Seperti minyak dan air yang selamanya akan menjadi minyak dan air. Kecuali jika mereka ditambahkan dengan emulgator yang cocok. Tapi kenapa harus satu? Biarlah kita berbeda selama kita tetap dalam satu rasa.
No comments:
Post a Comment